Informasi Kampus
Home / Artikel / Tantangan Bekerja di Bank

Tantangan Bekerja di Bank

lowongan-kerja-bank

Bekerja di dunia perbankan memang sangatlah menggiurkan bagi para pencari kerja. Terutama bagi mereka yang tau jika bekerja di bank itu akan: mendapatkan gaji yang besar, berpakaian rapi, bekerja di ruangan ber – AC & mendapatkan fasilitas–fasilitas dari kantor. Sangat menggiurkan bukan?

Tapi jangan kaget juga jika tingkat turn over karyawan (karyawan yang berhenti bekerja di tengah jalan) dari perusahaan perbankan sangat tinggi, hal ini didukung fakta di lapangan jika karyawan di perbankan kebanyakan tidak sanggup & tidak siap sebelumnya menghadapi tekanan kerja & tingkat stress yang relatif tinggi dalam pekerjaan mereka.

Mengapa demikian?, sebab bekerja di Bank memang terkadang tidak seperti yang kita bayangkan. Bekerja di bank menuntut kita untuk cekatan dalam berpikir & bertindak. Sebab kecepatan dalam bekerja memang sangat dibutuhkan karena waktu memiliki nilai yang sangat berarti bagi mereka yang bekerja di sana.

Nah, bagi yang memiliki keinginan untuk bekerja di dunia perbankan, ada baiknya mengenal terlebih dahulu hal-hal menarik yang menjadi tantangan dalam pekerjaan di dunia perbankan:

1. Bekerja di Bank, berarti siap Stress sehari–hari

Bekerja dalam ritme yang cepat & dalam load yang banyak memang merupakan ritme kerja rata-rata di dunia perbankan. Untuk permasalahan satu ini, kita dituntut untuk berpikir & bertindak cepat & akurat dalam setiap pekerjaan kita. Selain itu, bagi anda yang tertarik bekerja di dunia perbankan, anda diharapakan bisa menjalankan aktivitas berdasarakan agenda yang telah anda susun terlebih dahulu, supaya pada saat bekerja nanti anda telah terbiasa membuat agenda serta timeline untuk aktivitas pekerjaan anda nantinya.

2. Bekerja di Bank, berarti Siap ditempatkan dimana saja

Menjadi Management Trainee (MT) dari perusahaan perbankan memang mendaptakan gaji & fasilitas yang menggiurkan, namun tentu saja dibalik itu semua ada resiko yang harus dihadapi. Bagi semua MT, biasanya harus siap untuk di tempatkan di seluruh Indonesia. Penempatan di daerah yang jauh dari home base merupakan suatu bentuk ketakutan tersendiri. & beruntunglah bagi mereka yang ditempatkan dekat dengan daerah home basenya. Untuk menghadapi hal ini, kita dituntut untuk siap mental & fisik ditempatkan di semua daerah. Selain itu, kemampuan beradaptasi dengan cepat sangat dituntut supaya kita bisa cepat melebur ke dalam lingkungan baru tersebut.

3. Jika Mudah marah = Rapor Merah!

Bekerja menuntut Anda untuk cekatan namun juga menuntut Anda untuk sabar, apalagi ketika Anda melayani costemer yang lemot berhitung serta sulit memahami penjelasan Anda mengenai pelayanan bank, jangan sampai Anda menunjukan kemarahan di depan umum. Pegawai bank dituntut untuk ramah terhadap semua tamunya, siapapun mereka. Jika anda memiliki tingkat emosi yang tinggi & tidak sabaran, ini ibaratkan rapor merah pada saat sekolah. Karena menghadapi berbagai macam watak nasabah memang menuntut kesabaran yang tinggi. & menjadi orang yang ramah tentu menjadi nilai tambah bagi pegawai bank tersebut.

4. Jika Teledor = Anda dalam bahaya!

Setiap pekerjaan apapun pasti memiliki resikonya sendiri, termasuk bagi yang bekerja di dunia perbankan. Resiko yang terjadi di dunia perbankan tidak jauh dari masalah uang & hukum. Bagi anda yang bekerja sebagai front office, ketelitian akan sangat dibutuhkan. Jika teledor, maka tuntutan mengganti uang pun akan terjadi pada anda. Bagaimana dengan pihak yang berkaitan dengan kredit? Sama saja, walau tidak memegang uang secara langsung, tapi akan bertanggung jawab secara langsung terhadap kreditur yang diberikan kredit. Jika teledor, & menjadi kreditur macet, resiko juga akan menanti.

5. Godaan uang & suapan = maut!

Banyak kasus hukum perbankan yang terjadi belakangan ini. Mulai dari penipuan sampai dengan kasus kredit fiktif. Hal ini sebenarnya diakibatkan pegawai bank itu sendiri “akrab” dengan nasabahnya tersebut. Akrab yang dimaksudkan disini memiliki arti jika pegawai bank itu sendiri telah sering diming-imingi “sesuatu” oleh nasabahnya, yang mana ini dilarang keras oleh perusahaan. Hal ini bertujuan agar kredit yang diajukan oleh nasabah tersebut menjadi mulus & tanpa kendala. Untuk mengatasi hal ini, kita diharapkan memiliki integritas yang kuat. Memang hal ini sangat menggiurkan, tapi jika kita berkeinginan berkarir bagus, tekad & integritas yang kuat haruslah dipersiapkan dengan baik.

Jadi bagaimana? Sudah siapkah anda menerima tantangan Bekerja di dunia Perbankan??

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*