Informasi Kampus
Home / Artikel / Hari Gini Masih Mendewakan PTN? Masih Banyak Kampus yang Berkualitas Lho, Sekolah Tinggi Ini Salah Satunya

Hari Gini Masih Mendewakan PTN? Masih Banyak Kampus yang Berkualitas Lho, Sekolah Tinggi Ini Salah Satunya

sekolah bisnis dan perbankan

Saat lulus SMA, kamu mau kemana? Nggak kuliah setahun, demi tes masuk PTN tahun selanjutnya? Atau asal ambil jurusan yang gampang dimasuki demi gengsi jadi mahasiswa di PTN terkenal?

Sekarang udah nggak zamannya lagi yang kaya begitu. Pertama, buang-buang waktu. Kalau mau dapat gelar sarjana, ambil D4 atau S1, harus kuliah minimal 4 tahun. Bayangin kalau kamu telat setahun saja. Waktu teman-temanmu sudah menyebar undangan nikah, kamu masih mikirin UAS? Hmm, big no!

Kedua, karena tujuannya cuma gengsi dapat kuliah di PTN keren, kadang banyak mahasiswa yang asal dalam mengambil jurusan. Nggak tahu itu kuliahnya isinya apa saja dan masa depannya bagaimana. Ada tiga nasib bagi para mahasiswa yang salah jurusan; lulus lalu bingung mau kerja apa, memutuskan untuk kerja saja nggak lanjut kuliah, dan yang terakhir adalah pindah kampus. Satu lagi: nikah. Kalau ini sih bagi yang cewek nggak masalah, tapi kalau cowok? Penuh resiko.

Mahasiswa salah jurusan biasanya menjadi sangat labil. Kalau dia memutuskan untuk bekerja, dia nggak dapat gelar sarjana. Sayang sih, kuliah beberapa semester tapi akhirnya menyerah. Ibarat sudah di kamar mandi, badan sudah basah, tapi tak pake sabun dan langsung keluar begitu saja. Hanya mencicipi gemerlap gelar ‘Seorang Mahasiswa Kampus X’ saja tanpa menjadi alumninya.

Mahasiswa yang akhirnya menyadari passion-nya setelah beberapa semester kuliah dengan jurusan yang salah, mempunyai resiko lulus di usia yang nggak lagi belia. Padahal pada zaman sekarang, usia sering jadi pertimbangan perusahaan loh! Sudah begitu, buang-buang uang pula. Kuliah satu semester saja biayanya mahal, apalagi kalau pindah kampus. Jadi makin banyak semester yang harus dibayar.

Kalau ada yang bertahan lulus dengan jurusannya yang nggak sesuai dengan passion-nya tersebut, biasanya dia jadi kurang nyaman sama hidupnya. Cita-citanya terus membuatnya ingin memberontak, namun tak tahu apa yang akan ia lakukan. Manusia jenis ini tingkat kelabilannya sangat tinggi, namun potensi untuk suksesnya sangat besar. Karena dia dapat bertahan dengan paksaan saat kuliah dan kerja yang tidak ia sukai, pasti dia akan menjadi orang yang tahan banting menghadapi masalah di masa depannya ketika mulai mengerti langkah apa yang seharusnya ia ambil. Namun tetap saja, dia banyak membuang waktu dan seringnya menjadi ‘Jomblo Berkualitas’ karena sibuk berpikir masa depannya.

Untuk menghindari penyesalan-penyesalan yang tak berarti seperti itu, maka sejak dini kita harus mulai berpikir. CEO Bernas Group, Putu Putrayasa, pernah berkata bahwa kita harus mulai memikirkan apa yang akan kita raih dalam waktu 5 tahun ke depan.

Bercita-cita adalah hal yang penting, karena dengan memiliki keinginan tersebut kita akan mulai memikirkan langkah-langkah apa yang akan kita lakukan untuk mencapainya. Tujuan tersebut haruslah besar agar kita berusaha lebih keras untuk mewujudkannya. Dengan begitu, kita tak akan mudah menyerah jika banyak cobaan yang akan menimpa kita di kemudian hari.

Nah, bagi kamu yang nggak mau menyesal di akhir seperti mereka, lebih baik mencari alternatif lain selain PTN, contohnya saja Sekolah Tinggi. Kota Pelajar yang hits banget alias Jogja menyimpan ratusan kampus keren lho!

Salah satunya adalah STIEBBANK (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis dan Perbankan) yang ada di Jalan Magelang Km. 8, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Kampus berakreditasi B ini menawarkan program studi S1 Akuntansi dan S1 Manajemen.

Apa bedanya STIEBBANK dengan jurusan yang ada di PTN? Karena STIEBBANK adalah Sekolah Tinggi, maka dari itu akan lebih banyak praktik langsung untuk menunjang kesuksesan mahasiswanya. Selain kuliah, mereka pun dituntut untuk menjadi pengusaha dengan pendekatan “Learning by ACTION.”

“Persaingan di Sekolah Tinggi lebih mudah daripada di PTN, namun berkualitas sama. Bahkan, di STIEBBANK, saya dapat mengembangkan potensi dengan lebih optimal,” ujar Bayu, mahasiswa STIEBBANK.

“Tugas-tugas dari dosen tidak hanya sekedar dibuat untuk memberatkan mahasiswa, namun juga sebagai praktik langsung untuk menjadi pengusaha,” tambah Zasqia.

Apa yang kalian kejar saat kuliah? IPK? Gengsi sebagai mahasiswa kampus keren? Itu sama sekali tak berarti apa-apa di masa depan. Mereka nggak akan bertanya lulusan dari kampus mana kamu atau berapa IPK-mu. Mereka hanya akan melihat apa yang telah kalian lakukan dan kalian hasilkan.

So, masih mau sibuk banyak tugas tapi tak tahu apakah itu berguna pada karir kita di masa depan? Yuk, mulai berpikir untuk masa depan!

sumber: BERNAS.ID

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*